Luapan Sungai Handuken Sempat Ganggu Jalur Kuala Kurun–Palangka Raya, Arus Kini Kembali Normal
Personel Polsek Sepang mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup di ruas jalan Kuala Kurun–Palangka Raya, Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (9/5/2026), akibat genangan air luapan Sungai Handuken.
KUALA KURUN — Arus lalu lintas di ruas jalan lintas Kuala Kurun–Palangka Raya, tepatnya di Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, sempat mengalami gangguan akibat luapan Sungai Handuken, Sabtu (9/5/2026) pagi.
Genangan air yang menutupi badan jalan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam. Kondisi itu mulai terpantau sekitar pukul 07.00 WIB dan sempat membuat sejumlah pengendara berhati-hati saat melintas karena khawatir kendaraan mengalami mogok.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Polsek Sepang menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Petugas memberlakukan sistem buka-tutup jalur guna mengurai antrean kendaraan dari dua arah sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kapolsek Sepang Ipda Purwanto, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar arus kendaraan tetap berjalan meski kondisi jalan sempat tergenang air.
“Saat ini arus lalu lintas sudah diatur satu jalur dengan sistem buka-tutup oleh personel di lapangan. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas pengguna jalan,” ujarnya mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo.
Menurutnya, jalur tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Kuala Kurun dan Palangka Raya sehingga pengawasan dilakukan secara intensif untuk mencegah kemacetan maupun kendaraan terjebak banjir.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah cuaca ekstrem. Pengguna jalan diminta mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada siang hari, debit air dilaporkan mulai surut dan badan jalan kembali dapat dilalui kendaraan secara normal. Meski demikian, personel kepolisian masih disiagakan di kawasan terdampak untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan akibat potensi hujan lanjutan. (Red)
