Polsek Kurun Dampingi Panen Jagung Poktan Saribumi, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal
Personel Polsek Kurun bersama petani dan penyuluh pertanian melaksanakan panen jagung hibrida di lahan Poktan Saribumi, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, sebagai bagian dari program ketahanan pangan, Kamis (26/3/2026).
KUALA KURUN – Kepolisian Sektor (Polsek) Kurun, jajaran Polres Gunung Mas, melaksanakan pendampingan panen jagung hibrida sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini berlangsung di lahan binaan Kelompok Tani (Poktan) Saribumi, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kamis (26/3/2026).
Panen berlangsung di lahan seluas satu hektare yang berada di kawasan Jalan Lintas Kuala Kurun–Linau. Kegiatan tersebut melibatkan Plh. Kapolsek Kurun Ipda M. Yamani bersama personel, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian, serta anggota kelompok tani setempat.
Jagung yang dipanen merupakan hasil masa tanam kuartal IV tahun 2025, sebagai bagian dari kerja sama antara kepolisian dan petani dalam mendukung ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung.
Pada hari pertama panen, petugas dan petani berhasil mengumpulkan enam karung jagung dalam bentuk tongkol. Proses panen direncanakan berlanjut keesokan harinya dengan estimasi tambahan dua karung, sehingga total hasil diperkirakan mencapai delapan karung dari lahan tersebut.
Plh. Kapolsek Kurun Ipda M. Yamani menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ia menilai sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan petani menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.
Meski demikian, hasil panen kali ini menghadapi kendala akibat serangan hama tikus yang memengaruhi produktivitas tanaman. Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian bersama penyuluh pertanian telah melakukan koordinasi untuk mencari solusi penanganan hama yang lebih efektif pada musim tanam berikutnya.
Polsek Kurun menyatakan akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (Red)
