Reses DPRD Kalteng Tampung Aspirasi Warga Desa Petak Bahandang
FOTO Ist.: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh
KASONGAN – Berbagai aspirasi masyarakat mewarnai pelaksanaan reses perseorangan Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, yang difokuskan untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung.
Faridawaty menyampaikan bahwa seluruh masukan yang diterima dalam kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kalimantan Tengah sesuai mekanisme dan skala prioritas yang berlaku. “Saya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, baik terkait seragam ibu-ibu yasinan maupun kebutuhan alat pemadam kebakaran. Ini akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran,” ujarnya, baru-baru ini.
Dalam dialog bersama warga, salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permohonan bantuan seragam bagi kelompok ibu-ibu yasinan yang selama ini aktif melaksanakan kegiatan keagamaan di Desa Petak Bahandang.
Masyarakat menilai keberadaan seragam akan semakin mempererat kekompakan anggota kelompok sekaligus menjadi identitas dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan desa.
Selain itu, warga juga mengusulkan penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga mobil pemadam kebakaran sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran.
“Kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan kegiatan sosial maupun keamanan lingkungan merupakan bagian penting yang harus mendapat perhatian bersama,” katanya.
Menurut Faridawaty, kegiatan keagamaan memiliki kontribusi besar dalam menjaga keharmonisan masyarakat sehingga layak memperoleh dukungan melalui program pembangunan daerah.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan sarana penanggulangan kebakaran juga perlu menjadi perhatian agar masyarakat memiliki perlindungan yang lebih baik apabila terjadi keadaan darurat.
Faridawaty berharap komunikasi yang terus terjalin antara masyarakat dan DPRD dapat menghasilkan program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. “Partisipasi aktif masyarakat dalam forum reses menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Faridawaty. (Red/Adv)
