Suhendra Soroti Minimnya Dukungan Bagi Guru Wilayah Terpencil

Suhendra__2

FOTO Ist.: Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra menyoroti kondisi guru yang bertugas di wilayah terpencil dan menyebut perlunya perhatian khusus dari pemerintah daerah agar kualitas pendidikan di Barito Utara dapat meningkat secara merata.

Ia menjelaskan bahwa guru yang mengabdi di wilayah pedalaman sering menghadapi tantangan berat, mulai dari akses jalan yang sulit hingga fasilitas sekolah yang serba terbatas. Menurutnya, hal itu berdampak langsung pada efektivitas proses pembelajaran.

“Guru di pelosok adalah ujung tombak pendidikan. Jika kesejahteraan mereka diperhatikan, maka semangat mengajar akan semakin tinggi dan berdampak langsung pada kualitas pendidikan,” katanya baru-baru ini.

Suhendra menilai dukungan terhadap tenaga pendidik tidak hanya sebatas pemberian fasilitas fisik, tetapi juga insentif yang dapat meningkatkan motivasi mereka dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa penghargaan terhadap dedikasi guru merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga  Peluang UMKM Barito Utara Menguat Melalui Pembinaan Aplikatif Berkelanjutan

Ia menambahkan bahwa banyak guru di daerah terpencil bekerja dalam situasi yang tidak ideal, baik dari segi sarana mengajar maupun kondisi lingkungan. Namun mereka tetap berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak setempat.

Dirinya meminta pemerintah daerah memperhatikan kenyataan tersebut dan merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada tenaga pendidik di wilayah tersulit. Langkah ini dinilainya penting agar kualitas pendidikan tidak hanya meningkat di kawasan perkotaan.

Selain menyoroti kesejahteraan guru, Suhendra juga menekankan perlunya pemerintah melakukan pendataan menyeluruh mengenai kondisi sekolah di berbagai wilayah. Ia menyebut pendataan adalah fondasi bagi kebijakan anggaran yang tepat sasaran.

“Tanpa data yang valid, sulit menentukan mana yang harus diprioritaskan. Perencanaan harus sistematis,” tegasnya.

Menurutnya, ketepatan data akan membantu pemerintah mengetahui sekolah mana yang membutuhkan penanganan cepat, baik dari segi infrastruktur, fasilitas pendukung, maupun kebutuhan tenaga pendidik tambahan.

Baca Juga  Syiar Shalawat Mengawali Pengabdian Baru Pemimpin Daerah

Suhendra turut menegaskan bahwa pemerataan akses teknologi informasi juga harus menjadi bagian dari fokus pembangunan pendidikan. Di era digital, akses internet telah menjadi faktor penting dalam memperluas sumber belajar.

“Akses internet harus menjadi bagian dari kebutuhan dasar sekolah. Di era digital, siswa di pedalaman juga berhak memperoleh kesempatan belajar yang setara melalui teknologi,” ujarnya.

Ia berharap perluasan jaringan internet di wilayah terpencil dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, teknologi memiliki kemampuan besar dalam mengurangi kesenjangan pendidikan antara kota dan pedalaman.

Suhendra menegaskan bahwa perhatian pada tenaga pendidik, fasilitas sekolah, serta akses digital merupakan satu kesatuan yang harus dibangun secara konsisten untuk mencapai pemerataan pendidikan di Barito Utara. (Red/Adv)