Suasana Religius Warnai Kebersamaan Ribuan Jamaah Barito Utara

Barito Utara Bershalawat 2025__4

FOTO Ist.: Suasana Barito Utara Bershalawat 2025 di Arena Terbuka Tiara Batara

MUARA TEWEH – Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, dipenuhi semangat spiritual saat Barito Utara Bershalawat 2025 digelar pada Sabtu (29/11/2025) malam. Ribuan jamaah datang dari berbagai wilayah, memberikan warna kebersamaan melalui lantunan shalawat yang memenuhi udara.

Acara religius ini kembali menjadi ruang perjumpaan besar masyarakat Barito Utara. Tanpa memandang usia maupun latar belakang, jamaah hadir dan duduk berdampingan menikmati kesyahduan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Habib Syech Abdul Qodir Assegaf yang hadir sebagai pembawa shalawat berhasil menciptakan suasana emosional yang mendalam. Suara merdunya menyatu dengan lantunan jamaah, menjadikan malam tersebut sarat makna dan ketenangan.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat harmoni sosial serta memperdalam kecintaan masyarakat terhadap Rasulullah SAW, Sabtu (29/11/2025).

FOTO Ist.: Suasana Barito Utara Bershalawat 2025 di Arena Terbuka Tiara Batara

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan momentum religius yang tidak hanya menghidupkan syiar Islam, tetapi juga membangun suasana batin masyarakat agar tetap teduh, rukun, dan saling menguatkan,” ujarnya.

Baca Juga  Suhendra Soroti Minimnya Dukungan Bagi Guru Wilayah Terpencil

Ia menuturkan kegiatan ini didesain agar menjadi sumber energi positif bagi pembangunan daerah. Menurutnya, Barito Utara Bershalawat merupakan wadah penyatuan masyarakat dalam nilai-nilai spiritual yang meneguhkan persaudaraan.

“Barito Utara Bershalawat kami pandang sebagai bentuk syukur bersama sekaligus penanda bahwa masyarakat memiliki komitmen kuat menjaga keberkahan dan ketenteraman daerah,” ujarnya lagi.

Di sisi lain, kegiatan ini dihadirkan sebagai ruang pertemuan penuh kehangatan yang melampaui sekat usia, kelompok, maupun perbedaan lainnya. Semua masyarakat dapat saling mendoakan dalam nuansa tulus.

“Kami berharap momen seperti ini semakin memperluas rasa kasih sayang antarsesama dan menghadirkan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ungkapnya lagi.

Shalahuddin menilai antusiasme masyarakat merupakan cerminan tingginya kebutuhan spiritual di tengah dinamika kehidupan. Baginya, syiar shalawat adalah bagian dari kesejukan batin yang membawa masyarakat menuju harmoni.

Baca Juga  Patroli 3 Pilar Sisir Objek Vital di Kuala Kurun, Situasi Kamtibmas Kondusif

Ia juga berharap kegiatan tersebut terus berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari tradisi religius masyarakat Barito Utara. Tradisi yang menjaga spiritualitas sekaligus memperkuat kebersamaan.

Selain masyarakat, kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh agama, habaib, serta aparat pemerintah, menjadikan acara berlangsung tertib dan penuh makna. Semua unsur bersatu untuk menghadirkan kegiatan yang bernilai ibadah.

Kegiatan ini sekaligus memenuhi nazar Bupati Shalahuddin saat pelantikannya, yaitu menggelar pengajian dan shalawat akbar sebagai wujud syukur atas amanah yang diembannya.

“Kami percaya bahwa kebersamaan dalam lantunan shalawat akan menjadi sumber kekuatan batin bagi masyarakat dan menjadi langkah baik dalam membangun Barito Utara yang lebih sejahtera,” tandas Shalahuddin. (Red/Adv)